Terkadang kartu tiba-tiba ditolak di toko. Dulu saya hanya mengalami masalah kartu asing di hotel besar atau department store, tapi akhir-akhir ini itu terjadi lebih sering karena pengaturan terminal atau metode otentikasi di toko kecil, lapak pinggir jalan, dan kafe. Jadi harus lebih siap daripada sebelumnya. ## Mengapa ditolak Terminal tidak bisa menerima pembayaran luar negeri (EMV/chip·IC atau contactless), atau penerbit kartu memblokir transaksi demi keamanan. Kadang ditanyakan DCC (pembayaran dalam mata uang negara asal) dan saat itu transaksi bisa ditolak. Karena persyaratan autentikasi (3D Secure) berbeda, kartu yang untuk penggunaan online bisa saja diblokir saat dipakai offline. Setiap perusahaan kartu memiliki kriteria transaksi berisiko yang berbeda sehingga penggunaan di luar negeri kadang-kadang diblokir otomatis. ## Tindakan yang bisa dilakukan segera 1) Coba gunakan terminal lain atau minta bantuan petugas lain. 2) Segera telepon penerbit kartu melalui nomor kontak darurat di belakang kartu dan minta persetujuan untuk pembayaran luar negeri. 3) Siapkan uang tunai, pembayaran mobile, atau kartu transportasi (diisi ulang). Kalimat yang dipakai: “Kartu saya tidak disetujui. Bisa pakai mesin lain?” Saat menelepon, cek nomor layanan pelanggan di balik kartu dan bilang ke operator 'tolong izinkan pembayaran luar negeri' — biasanya mereka akan membuka sementara. Mereka mungkin meminta verifikasi lewat SMS atau aplikasi, jadi siapkan ponsel pintar. Jika muncul layar DCC, 'pembayaran dalam won' biasanya terkena biaya tambahan, jadi kalau bisa lebih baik bayar dengan 'mata uang lokal'. Kalau tidak ada uang tunai, tanya ke toko apakah bisa pakai kartu transportasi atau pembayaran mobile.