Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Di Korea ada kontrak sewa tanpa uang sewa bulanan, dan ada alasannya

2026-10-22

계산기 앞에서 한 사람이 집 열쇠를 손에 들고 있다.

Seorang teman asing bertanya sambil melihat kontrak. "Tidak ada sewa bulanan, kenapa pemilik rumah mau membuat kontrak ini?" Di Korea ada kontrak yang disebut jeonse. Di selembar kontrak tertulis satu angka yang sangat besar. ## Angka besar yang tertulis di kontrak Pada jeonse, kita tidak membayar sewa setiap bulan. Sebagai gantinya, kamu menitipkan sebagian besar harga rumah kepada pemilik rumah sebagai uang jaminan. Setelah tinggal sekitar dua tahun, saat pindah, uang itu dikembalikan utuh. Jadi, harga menyewa rumah bukanlah "uangnya itu sendiri", melainkan "kegiatan menitipkan uang". ## Mengapa pemilik rumah tidak rugi? Pemilik rumah bisa menyimpan uang besar yang dititipkan itu di bank dan mendapatkan bunga. Uang itu juga bisa dipakai untuk membeli rumah lain. Bunga dan keuntungan investasi itu menggantikan uang sewa bulanan. Dulu bunga bank tinggi dan harga rumah juga sering naik, jadi itu kontrak yang menguntungkan kedua belah pihak. Soalnya penyewa tidak punya pengeluaran setiap bulan, dan pemilik rumah bisa memutar uang dalam jumlah besar. Belakangan ini, seiring suku bunga yang berubah, banyak juga yang memilih sewa bulanan. ## Hal yang Harus Dipatuhi Kalau pemilik rumah tidak bisa mengembalikan uang pada tanggal yang dijanjikan, itu masalah besar. Karena itu, pada hari pindahan juga, segera lapor pindah di kantor kelurahan (pusat layanan warga) dan minta tanggal pasti dicap pada kontrak. Ada juga asuransi jaminan yang melindungi uang jaminan. Syarat bisa berubah, jadi pastikan untuk memeriksanya di Korporasi Jaminan Perumahan dan Perkotaan atau kantor kelurahan terdekat.

Tulisan terbaru