Katanya bel pintu berbunyi pada malam hari saat mahasiswa asing itu pindahan. Katanya ketika pintu dibuka, seorang tetangga yang tidak dikenal berdiri sambil membawa sepiring tteok. Katanya dia penasaran kenapa diberi tteok padahal di lift saja mereka jarang saling menyapa. ## Isatteok, tteok yang mempererat hubungan Di Korea ada tradisi membagikan tteok kepada tetangga saat pindah ke rumah baru. Ini disebut 'isatteok'. Dahulu, orang-orang di satu desa saling mengenal wajah. Pendatang baru membagikan tteok (kue beras) sambil menyapa, "Mohon bantuannya." Tteok adalah makanan yang dibagi-bagikan, jadi sering dipakai pada acara bahagia. Karena lengket, tteok juga mengandung arti "kasih sayang yang melekat". ## Permintaan maaf di muka di apartemen Sekarang kebanyakan orang tinggal di apartemen, jadi tidak begitu mengenal tetangga. Karena itu, mereka menyapa lebih sering lagi. Di apartemen, suara mudah merambat lewat lantai dan dinding. Kalau anak berlari atau menyeret kursi, tetangga di bawah bisa mendengar semuanya. Karena itu, hadiah pindahan mengandung pesan, "Kadang kami mungkin berisik. Mohon dimaklumi sebelumnya." Orang Korea tahu bahwa suara dari orang yang wajahnya dikenal membuat kita tidak terlalu marah. ## Kalau Mencobanya Sendiri Tidak harus tteok kok. Belakangan ini banyak orang menempelkan catatan singkat pada hadiah kecil seperti camilan atau minuman. Biasanya diberikan kepada tetangga sebelah serta tetangga di atas dan di bawah. Hindari waktu yang terlalu larut malam. Kalau mereka tidak ada di rumah, boleh digantung di gagang pintu. Kalau kamu menerima kue beras pindahan, banyak rumah yang tidak mengembalikan piringnya dalam keadaan kosong, tetapi menaruh sedikit buah atau permen di atasnya.