Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Mengapa kata Korea '눈치' tidak bisa diterjemahkan? Mengukur suasana dengan mata

2026-10-09

white printer paper on brown wooden table

Di acara makan malam kantor, ada seorang rekan asing yang mulai makan sebelum atasan sempat mengangkat sendoknya. Tidak ada yang berkata apa-apa, tetapi suasana jadi agak membeku. Belakangan, teman itu berkata, "Seharusnya ada yang memberi tahu aturannya." Benar juga. Memang tidak ada aturan. Yang ada hanyalah nunchi. ## Nunchi adalah suasana yang diukur dengan mata 'Nunchi' adalah hal mengukur suasana hati orang-orang dan situasi dengan mata. Karena itu orang bilang "melihat nunchi", "nunchi-nya cepat", dan "tidak punya nunchi". Di Korea sudah lama ada budaya yang percaya bahwa orang saling mengerti tanpa perlu berkata apa-apa. Soalnya, dulu dalam waktu yang lama banyak anggota keluarga tinggal bersama di rumah sempit dan seumur hidup bertemu muka di satu desa. Kalau langsung bilang "tidak mau", hubungan mudah jadi canggung, jadi berkembanglah cara membaca situasi sebelum berbicara. ## Hal-hal yang perlu dicek sebelum melangkah keluar pintu - Lihat siapa orang yang paling senior. Orang itu sering duduk lebih dulu dan mulai makan lebih dulu. - Dengarkan apakah jawabannya "Entahlah" atau "Akan saya pikirkan". Itu sering kali merupakan penolakan halus. - Perhatikan seberapa keras suara di dalam ruangan. Kalau semua orang diam, sebaiknya jangan menelepon dengan suara keras. - Kalau tidak tahu, tanyakan saja. "Boleh saya yang melakukannya?" Satu kata saja sudah cukup. ## Nunchi bukanlah hal yang buruk Kalau dibilang "melihat situasi dengan hati-hati", ada kesan penakut juga. Tapi dibilang "punya nunchi" itu pujian, lho. Artinya kamu peduli dan menghargai orang lain. Orang Korea pun kadang salah. Kalau begitu, tersenyumlah dan katakan "Aku kurang peka tadi," dan sebagian besar orang akan ikut tertawa.

Tulisan terbaru