Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Mengapa lantai rumah di Korea hangat? Kisah ondol dan boiler

2026-10-02

흰색과 회색의 벽걸이 온도 조절기 화면에 섭씨 19.5도가 표시되어 있다.

Pertengahan Oktober, saat bangun pagi kamarku terasa dingin. Di panel kecil yang menempel di dinding ada tulisan seperti '난방', '외출', dan '예약', tapi aku tidak tahu harus menekan yang mana. Katanya, mahasiswa asing pun pernah berdiri cukup lama di depan papan ini pada musim gugur pertamanya. ## Yang menghangat bukan udaranya, melainkan lantainya Pemanas di rumah Korea tidak bekerja dengan cara menghangatkan udara. Ada pipa yang dipasang di bawah lantai, dan air yang dipanaskan boiler mengalir melalui pipa itu. Jadi kalau duduk di lantai terasa hangat, dan kalau kaki hangat, seluruh ruangan terasa nyaman. ## Kenapa harus lantai? Cara ini disebut 'ondol'. Dulu, api dinyalakan di tungku agar udara panas mengalir di bawah lantai ruangan. Orang Korea makan sambil duduk di lantai, dan tidur dengan menggelar selimut di lantai. Karena itu lantainya harus hangat. Sekarang kita memakai boiler, bukan api, tetapi pemikirannya tetap sama. Melepas sepatu di pintu masuk juga karena lantai adalah tempat kita beraktivitas sehari-hari. ## Hal yang perlu diketahui saat pertama kali menyalakan - Tekan 'Pemanas' lalu atur suhunya. Lantai butuh waktu untuk menghangat, jadi kalau tidak langsung hangat, bukan berarti rusak. - Saat meninggalkan rumah selama beberapa hari, jangan dimatikan, tetapi tekan 'Keluar'. Ini mencegah pipa membeku di musim dingin. - Cara penagihan tagihan gas berbeda-beda di setiap rumah. Tanyakan kepada kantor pengelola gedung atau pemilik rumah.

Tulisan terbaru