Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Di Korea, pekerja paruh waktu kadang mencari sendiri penggantinya saat tidak bisa masuk

2026-10-27

계산대에서 직원이 손님을 응대하며 결제 단말기를 사용하고 있는 모습이다.

Pernah ada mahasiswa asing yang bertanya seperti ini. "Saya kena flu, jadi besok tidak bisa pergi kerja paruh waktu. Bos yang akan mencarikan orang lain, kan?" Karena yang memberi pekerjaan adalah bos, orang mudah berpikir bahwa mencari pengganti juga tugas bos. Namun di toko kecil di Korea, tidak selalu begitu. ## Mengapa saya yang harus mencari? Minimarket, kafe, dan restoran hanya punya sedikit karyawan. Kalau satu orang saja tidak masuk, langsung ada posisi kosong. Tapi bagi pemilik, sulit untuk setiap kali mencari dan melatih orang baru. Karena itu, para pekerja paruh waktu bertukar jam kerja sendiri sudah menjadi hal yang wajar. Biasanya mereka mengirim pesan seperti "Cari pengganti besok jam 6~10" di grup chat tempat para pekerja paruh waktu berkumpul. Kata ini berasal dari bisbol, ketika pemukul yang masuk menggantikan pemain disebut '대타' (pemukul pengganti). ## Itu kebiasaan, bukan hukum Tidak ada aturan hukum yang menyebutkan harus begitu. Setiap toko berbeda, dan di banyak tempat pemiliknya sendiri yang mencari pengganti. Jadi jangan hanya percaya pada kata-kata "memang pekerja paruh waktu yang mencari pengganti", tetapi pastikan bagaimana cara di toko kamu. ## Urutan itu penting Pertama, beri tahu pemilik toko bahwa kamu tidak bisa masuk. Setelah itu, "Bagaimana kalau saya coba carikan pengganti?" tanyakan seperti itu. Kalau sudah diizinkan, kamu tinggal mengunggah tanggal dan jamnya di grup chat. Tidak boleh diam-diam mengirim teman sebagai pengganti tanpa sepengetahuan bos. Orang asing hanya boleh bekerja jika memiliki izin kerja paruh waktu. Kalau teman yang tidak punya izin bekerja, bisa jadi masalah besar. Periksa syarat izinnya di HiKorea (hikorea.go.kr) atau di Kantor Imigrasi.

Tulisan terbaru