Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Mengapa setiap meja di restoran Korea punya bel, dan bolehkah memanggil pelayan?

2026-10-09

밤에 불이 켜진 식당의 모습.

Pada akhir pekan musim gugur saat orang-orang keluar untuk melihat daun maple, restoran penuh sesak. Saya sering melihat teman asing yang sudah duduk tetapi harus menunggu lama karena pelayan tidak datang. Padahal ada bel kecil di ujung meja, tetapi mereka tidak tahu. ## Bel itu boleh ditekan Di restoran Korea, sering kali pelayan tidak datang lebih dulu sebelum tamu memanggil. Ada maksud agar tidak memotong obrolan saat makan, dan ada juga maksud agar tamu memanggil di saat yang nyaman. Karena itu, setiap meja punya bel. Kalau ditekan, pelayan akan datang. Kalau tidak ada bel, tidak apa-apa mengangkat tangan sedikit lalu memanggil, "Permisi." Orang Korea juga melakukannya setiap hari. ## Kenapa dibuat seperti ini? Di restoran Korea biasanya tidak ada tip. Harga yang tertulis di menu adalah harga yang Anda bayar. Karena itu, staf tidak perlu terus berkeliling di antara meja sambil memperhatikan gelagat tamu. Sebagai gantinya, banyak orang bilang cara memanggil staf saat dibutuhkan sudah menjadi kebiasaan. Selain itu, di restoran yang ramai, tamu yang langsung memanggil lebih cepat bagi kedua pihak. Saat meminta tambahan lauk pendamping atau air, Anda juga tidak perlu merasa sungkan. ## Langsung Coba Sekarang - Tekan bel lalu katakan singkat, "Minta air" atau "Minta lauk pendamping lagi." - Ada juga restoran yang menyediakan air dan lauk pendamping di sudut swalayan. Lihat-lihat dulu. - Di banyak tempat, pembayaran tidak dilakukan di meja, melainkan di kasir saat keluar. - Hindari menunjuk dengan jari atau bertepuk tangan; bertatapanlah, lalu angkat tangan untuk memanggil. Jangan kaget kalau bel berbunyi "ding-dong" di sana-sini. Itu artinya restoran Korea tersebut sedang berjalan dengan baik, lho.

Tulisan terbaru