Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Bagaimana lonceng angin berbentuk ikan di atap kuil menyampaikan pesan "tetaplah terjaga"?

2026-10-29

화려한 단청 장식이 돋보이는 한국 전통 사찰 건물의 처마 부분입니다.

Untuk sahabat Pernahkah kamu pergi ke kuil? Setiap kali angin bertiup di ujung atap, terdengar bunyi yang jernih. Kamu pasti terkejut saat mendongak dan melihat ikan kecil tergantung di sana. Kenapa harus ikan? ## Ikan yang tidak memejamkan mata Ikan tidak punya kelopak mata, jadi matanya tetap terbuka bahkan saat tidur. Karena itu, para biksu zaman dahulu menganggap ikan sebagai hewan yang selalu terjaga. Ikan di dalam lonceng angin itu seolah berkata, "Jangan mengantuk, sadarlah dan belajarlah." Setiap kali angin bertiup, lonceng itu berbunyi, jadi meskipun sedang mengantuk, kamu pasti akan terkejut dan terbangun, kan? Genderang ikan kayu raksasa yang tergantung di halaman kuil, yaitu mokeo, juga memiliki arti yang sama. Konon mokeo juga merupakan alat untuk menyampaikan suara kepada makhluk hidup di dalam air. ## Coba lakukan ini saat Anda berkunjung Cobalah cari lonceng angin berbentuk ikan di ujung atap. Matanya terbuka bulat. Lonceng angin hanya berbunyi jika ada angin, jadi enak didengar kalau Anda datang pada sore hari di musim gugur. Berhentilah sejenak di bawah lonceng angin dan dengarkan saja suaranya. Di kuil, mohon pelankan suara dan berjalanlah dengan perlahan. Tempat ini juga merupakan tempat para biksu berlatih. Periksa dulu papan pengumuman di pintu masuk untuk mengetahui apakah boleh memotret di dalam aula utama. Kalau kamu diam, suara lonceng angin akan terdengar lebih jelas.

Tulisan terbaru