Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Saya bilang hanya melihat-lihat, kenapa mereka menanyakan nomor telepon?

2026-10-21

웃고 있는 여성 직원이 옷가게 계산대에서 디지털 계산 시스템을 사용하고 있다.

Misalkan cuaca mulai dingin, lalu kamu masuk ke toko pakaian untuk membeli jaket. Kamu bilang "Saya cuma lihat-lihat," berkeliling cukup lama, lalu saat membayar, pegawai bertanya, "Minta nomor poinnya ya." Saya sering mendengar cerita mahasiswa asing yang bingung dalam situasi seperti ini. ## Nomor adalah kartu anggota Di Korea, nomor ponsel menjadi ID anggota di hampir semua toko. Kalau membuat kartu di setiap toko, dompet jadi tebal, kan? Karena itu, mereka membuatnya agar dengan satu nomor saja kita bisa mengumpulkan poin dan mendapatkan kupon. Orang Korea tidak sering mengganti nomor, jadi mudah juga untuk diingat. Yang ditanyakan staf bukan "Saya penasaran dengan Anda", melainkan "Mau saya tambahkan poinnya?" Tidak masalah apakah Anda hanya melihat-lihat. Mereka menanyakannya dengan cara yang sama kepada semua pelanggan yang membayar. ## Di Musim Baju Musim Dingin, Poin Sangat Menguntungkan Saat membeli pakaian tebal seperti sekarang, harganya lebih mahal, jadi poin yang terkumpul juga lebih banyak. Banyak toko juga memberikan kupon yang bisa dipakai lain kali. Toko kosmetik pun serupa. Makanya para karyawan bertanya seperti sudah kebiasaan. ## Kalau merasa tidak nyaman, lakukan ini - Kalau Anda bilang "Saya tidak usah kumpulkan poin", mereka akan langsung menghitung pembayarannya. Mereka tidak akan merasa tersinggung. - Kalau punya nomor Korea, di banyak tempat biasanya cukup menyebutkan empat digit terakhir saja. Kalau tidak bisa, staf akan menanyakan nomor lengkapnya. - Ada juga toko yang tidak bisa memasukkan nomor luar negeri. Coba tanyakan dulu lewat aplikasi toko atau ke staf. Kalau sudah tahu alasannya, pertanyaan yang asing itu jadi sedikit kurang menakutkan, kan?

Tulisan terbaru