Blog

Panduan bahasa Korea, budayanya, dan keseharian di sana.

Telusuri per topik

← Semua artikel

Mengapa pekerja kantoran Korea makan siang bersama-sama?

2026-10-07

여러 사람이 나무 테이블에 둘러앉아 함께 식사하고 있는 모습.

Rekan kerja asing yang saya kenal merasa bingung pada minggu pertamanya di kantor. Begitu jam 12 tiba, semua orang berbondong-bondong keluar, dan katanya tidak ada yang bertanya, "Mau ikut?" Biasanya percakapan seperti ini yang terjadi. "Makan siang apa ya?" "Bagaimana kalau sup kimchi? Ayo pergi bersama-sama." Saya sih apa saja boleh. ## Kelihatannya pertanyaan, tapi bukan Baris pertama terdengar seperti menanyakan menu, tapi sebenarnya lebih mirip sapaan yang berarti "Kita makan bareng, kan?" "Ayo pergi bersama" di baris kedua bukan ajakan, melainkan konfirmasi. Pergi bersama itu sudah menjadi hal yang biasa, jadi tidak ditanyakan lagi. "Apa saja" di baris ketiga sering diucapkan oleh si bungsu. Bukan berarti tidak punya selera, tetapi ini bentuk kepedulian yang berarti "Jangan sampai merasa tidak nyaman karena saya." ## Mengapa harus makan bersama? Waktu istirahat makan siang tidak panjang, dan restoran di dekat kantor penuh sesak sekaligus pada pukul 12. Kalau bergerak bersama, mencari tempat duduk juga lebih mudah. Ada alasan yang lebih besar lagi. Di Korea, makan bersama adalah jalan untuk menjadi lebih dekat. "Kapan-kapan kita makan bareng ya" sudah hampir menjadi sapaan. Kalau membicarakan hal-hal yang tidak bisa dibahas di ruang rapat saat di meja makan, kita jadi lebih akrab. Karena itu, kalau ada yang makan sendirian, orang akan bertanya-tanya, "Ada apa ya?" Jadi muncul kepekaan seperti itu. Sering kali bukan karena tidak suka, melainkan karena khawatir. ## Di hari ketika ingin makan sendiri Jangan menghilang begitu saja, tinggalkan satu kalimat alasan. "Hari ini aku ingin istirahat, jadi aku makan sendiri saja. Besok kita pergi bersama ya!" Segitu sudah cukup. Waktu berjalan sambil membawa kopi setelah makan juga merupakan perpanjangan dari percakapan. Kopi biasanya dibeli bergantian, jadi perhatikan suasananya.

Tulisan terbaru