Kalau pergi ke supermarket akhir-akhir ini, sawi putih menumpuk seperti gunung, dan bubuk cabai serta garam memenuhi satu dinding penuh, kan? Itu karena sebentar lagi musim kimjang. Begitu November tiba, orang Korea berkumpul bersama keluarga dan membuat kimchi dari puluhan kepala sawi putih sekaligus. Saat pertama kali melihatnya mungkin agak mengejutkan, jadi saya ingin memberi tahu lewat surat lebih dulu. ## Dibuat untuk melewati musim dingin Dahulu, sulit mendapatkan sayuran segar di musim dingin. Karena itu, pada musim gugur sawi putih diasinkan dan dibumbui untuk membuat kimchi yang bisa dimakan lama. Karena dibuat sekali dan harus dimakan sepanjang musim dingin, jumlahnya pasti menjadi banyak. ## Tidak bisa sendirian, jadi kami berkumpul Mengasinkan dan mencuci sawi putih, mengiris lobak, lalu melumurkan bumbu itu benar-benar berat. Karena itu keluarga dan tetangga berkumpul dan saling membantu. Hari itu adalah hari bekerja sekaligus hari untuk bertemu setelah sekian lama. Setelah pekerjaan selesai, kami membungkus kimchi yang baru dibuat dengan daging babi rebus (suyuk) dan memakannya bersama. Itulah hadiah terbaik. Alasan di rumah ada kulkas kimchi tersendiri juga sama. Soalnya kulkas itu menjaga suhu tetap pas agar kimchi matang dengan lezat sepanjang musim dingin. ## Kalau tetangga memberi kimchi, lakukan ini Kalau tetangga membagikan kimchi, terima saja dengan senang hati. Cuci bersih wadah kosongnya sebelum dikembalikan, dan kalau diisi buah atau camilan kecil, rasa terima kasihmu akan tersampaikan dengan baik. Kalau ingin mencoba membuatnya sendiri, cek apakah kantor distrik, balai warga, atau supermarket terdekat mengadakan acara pengalaman kimjang. Pastikan selalu memakai sarung tangan. Kalau bubuk cabai mengenai tangan, rasanya sangat pedas!