Katanya, seorang mahasiswa asing yang pertama kali main ke rumah temannya berdiri cukup lama di pintu masuk. Dia tahu harus melepas sepatu, tapi tidak tahu dari mana bagian "dalam" itu dimulai. ## Aturannya hanya satu Di rumah Korea, lantai adalah kursi, meja makan, sekaligus tempat tidur. Karena itu, sepatu tidak boleh menyentuh lantai. Kalau di pintu masuk ada bagian yang satu tingkat lebih rendah, sampai situlah yang disebut "luar". Karena ondol yang menghangatkan lantai, muncul budaya hidup di atas lantai. ## Pengecualian di dalam rumah: sandal dan sofa Di kamar mandi ada sandal khusus. Karena tempat itu sering terciprat air, kalau masuk dengan kaki telanjang atau memakai kaus kaki, akan basah. Namun, sandal ini tidak boleh dipakai sampai ke ruang tamu. Sandal ini dipakai untuk menjaga lantai, jadi kalau malah mengotori lantai, tidak ada artinya. Seorang mahasiswa asing bertanya. "Kan ada sofa, kenapa duduk di lantai?" Banyak orang memakai sofa sebagai sandaran dan duduk di lantai. Itu karena sudah menjadi kebiasaan yang melekat, dan juga karena pada musim dingin lantai lebih hangat daripada sofa. ## Restoran berbeda-beda di setiap tempat Di restoran yang memiliki kursi, kita masuk dengan memakai sepatu. Di restoran yang tempat duduknya di lantai, kita harus melepas sepatu. Kalau di pintu masuk ada rak sepatu atau lantainya lebih tinggi satu tingkat, itu tempat untuk melepas sepatu. Pada hari kamu pergi ke tempat seperti ini, coba periksa dulu apakah kaus kakimu ada yang berlubang. Orang Korea pun diam-diam memperhatikan hal itu.